Jangan Sepelekan Gejala Stroke

Jangan Sepelekan Gejala Stroke
Jangan Sepelekan Gejala Stroke,mengatasi gejala stroke

Stroke merupakan penyakit yang disebabkan gangguan pembuluh darah (pendarahan atau penyumbatan) di otak. Penyakit ini berbahaya selain mematikan, juga menyebabkan kecacatan yg menghilangkan tingkat produktivitas penyandang stroke.

Risiko kematian dan kecacatan ini sebenarnya dapat dibatasi jika penderita ditangani dalam waktu singkat (3-6 jam setelah serangan). Selain itu, diperlukan penanganan yang baik pasca stroke untuk mencegah berulangnya stroke.

Tetapi pada kenyataannya, banyak pasien stroke di negara kita tidak dapat tertangani optimal. Sedih melihat pasien stroke baru datang satu atau dua hari setelah serangan. Jarang sekali pasien datang dalam waktu kurang dari 6 jam. Selain keadaan sarana dan prasarana yg kurang, tingkat pemahaman masyarakat akan penyakit ini juga rendah.

Selain keterlambatan pengobatan, banyak pasien setelah stroke putus berobat karena menganggap tidak sembuh saat ditangani dokter. Di sini terlihat bahwa pemahaman akan stroke juga kurang. Kerusakan akibat stroke hampir pasti tidak dapat kembali secara sempurna. Namun, tubuh biasanya secara alami mencoba mengatasi kerusakan dan mengoptimalkan bagian otak yang masih baik. Asalkan tidak terjadi stroke ulangan dan rehabilitasi yang baik, gangguan fungsi pasien stroke bisa diminimalisir. Tetapi, membutuhkan waktu yg cukup lama. Hal inilah yg kurang dipahami masyarakat yg mengeluh tidak sembuh oleh dokter dan akhirnya pergi ke pengobatan alternatif. Setelah lama pasca stroke, tanpa diberi obat pun pasien bisa pulih dengan sendirinya. Hal inilah yg kemudian didapati pasien. Setelah berobat alternatif pasien merasa lebih baik padahal proses kesembuhan itu tidak terlalu berkaitan dengan upaya pengobatan alternatif yg diberikan.

Namun sekali lagi, pemulihan pasca stroke akan baik jika tidak terjadi stroke ulangan. Sayangnya, sebagian besar pasien stroke yg selamat, akan mengalami stroke ulangan selama faktor risiko stroke seperti darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi tidak ditangani. Selain itu, adapula pasien yg perlu di operasi pembuluh darah lehernya untuk menghilangkan sumber bekuan darah yg sewaktu-waktu bisa lepas dan menyebabkan stroke berulang.