Masa Makanan Organik Bisa Membuat Orang Jadi Egois?

Makanan organikJakarta – Hidup sehat mulai dianut oleh banyak orang. Memilih makanan organik adalah salah satu cara yang banyak dilakukan orang. Produknya yang tidak mengandung zat kimia tambahan dan segar membuat orang banyak memilihnya.

Tidak hanya buah dan sayur, susu dan daging juga tersedia produk organiknya. Meskipun baik untuk kesehatan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi makanan organik lebih cenderung menunjukkan sikap egois atau menghakimi.

Studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of Psychological & Personality Science, melibatkan 60 orang responden dan dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama diperlihatkan gambar-gambar makanan organik seperti bayam dan apel, sedangkan kelompok kedua diperlihatkan gambar makanan seperti brownies dan cookies. Untuk kelompok yang ketiga ditunjukkan gambar makanan non-organik seperti beras, mustard dan oatmeal.

Penilaian sifat responden dilihat kesadaran mereka saat membantu orang lain. Pada kelompok ketiga terlihat mereka sangat nyaman saat membantu orang yang membutuhkan dan mereka dapat bertahan hingga 24 menit. Kelompok kedua hanya bisa nyaman dengan orang lain hingga 19 menit.

“Kami menemukan bahwa responden yang diperlihatkan gambar organik dinilai jauh lebih sulit mengontrol emosi, mereka hanya dapat bertahan untuk berada di dekat orang lain selama 13 menit” ungkap Eskine, salah satu penulis penelitian dari Loyola University.

Temuan ini sangat menarik bila dianggap berhubungan dengan penelitian sebelumnya, yang sudah tercatat dalam jurnal Psychological Science ditahun 2010 yang berjudul “Do Green Products Make Us Better People?”.

Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa perilaku mereka saat membeli produk organik terkadang bersikap egois. Mereka juga cenderung jarang bersikap baik dan para peneliti juga cukup terkejut akan hasil temuan ini