Menangis-lah Maka Engkau Akan Tersenyum

Menangis Membawa SenyumSatu lagi sifat yang selalu kita sembunyikan, meski banyak orang yang tak bisa menahan air mata-nya jatuh karena sesuatu. Untuk kalian kawan-kawan yang selalu menahan tangis sebenarnya itu termasuk sifat yang kurang baik, menangis itu bisa membuat relaks otot-otot wajah yang kaku sehingga bisa membuat wajah lebih fresh setelah menangis, menangis bisa melepaskan amarah dalam diri, membuang permasalahan yang menumpuk meski hanya beberapa persen saja, tapi itu dapat membantu.

Saat dilahirkan ke bumi kita menangis, dan tangisan kita itu membuat orang-orang di sekitar kita tersenyum, kita juga akan menangis saat orang yang kita sayang itu telah tiada dan dia tersenyum saat terbujur kaku di bungkus kain kafan, jangan sungkan untuk menangis, karena menangis itu dari segi medis, kegiatan mengundang dan mencurahkan air mata ini memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, khususnya mata. Manfaat tersebut sebagaimana dikutif dari Beliefnet di antaranya :

1. Membantu penglihatan.
Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri.
Air mata berfungsi sebagai antibakteri alami. Tanpa obat tetes mata, sebenarnya mata sudah mempunyai proteksi sendiri. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 % bakteri yang tertinggal hanya dalam 5 menit. Misalnya, bakteri yang terserap dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin, serta tempat-tempat yang mengandung bakteri.

3. Mengeluarkan racun.
William Frey, seorang ahli biokimia yang telah melakukan beberapa studi tentang air mata menyatakan bahwa air mata yang keluar saat menangis karena faktor emosional ternyata mengandung racun. Jadi, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa racun dari dalam tubuh terbawa dan dikeluarkan melalui mata.

4. Membantu melawan penyakit.
Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi. Bagaimanapun, perasaan tertekan dan tersakiti bisa membuat seseorang stres. Endapan stres yang terpendam dengan menahan tangisan inilah yang sering menimbulkan gejala tekanan darah tinggi dan penyakit lainnya yang dipicu oleh stres.

Tapi ingat jangan terlalu larut jika sensasi menangis itu sudah hilang berhentilah.